Seminggu Air Tak Mengalir, Warga Sindang Geram dan Ancam Boikot Pembayaran PDAM

 

INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com – Sudah hampir sepekan air dari PDAM Tirta Darma Ayu (TDA) Kabupaten Indramayu tidak mengalir ke rumah warga di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang. Kondisi ini memicu keluhan luas hingga viral di media sosial, bahkan warga mengancam akan memboikot pembayaran tagihan air bulanan.

Gangguan distribusi air PDAM menyebabkan aliran air tidak mengalir (ngocor) ke rumah-rumah warga selama kurang lebih satu minggu.

Warga Desa Panyindangan Kulon, khususnya di Blok Pecuk, menjadi pihak yang paling terdampak. Beberapa warga yang mengeluhkan di antaranya Titi (42), Supratini (53), Suherman (38), dan Sulaksana (60).

Sejak momen Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah hingga Kamis (26/3/2026).

Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Belum ada penjelasan resmi dari pihak PDAM terkait penyebab pasti gangguan. Namun, warga menduga adanya masalah berulang pada saluran air serta persoalan kualitas air baku yang kerap dijadikan alasan tanpa solusi konkret.

Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari warga, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga sanitasi. Warga juga menilai respons PDAM tidak memadai.

Salah satu warga, Titi (42), mengaku keberatan membayar tagihan air yang mencapai Rp200 ribu, padahal air tidak mengalir.

 “Saya tidak mau bayar sebelum air PDAM benar-benar mengalir kembali,” ujarnya dalam unggahan video yang viral di media sosial.

Keluhan serupa disampaikan Supratini (53), yang menyebut aliran air kerap tidak stabil—kadang mengalir kecil, lalu kembali mati. Bahkan, ketika mengalir pun air dalam kondisi keruh.

“Sudah hampir seminggu air tidak mengalir. Kalau pun ada, kecil dan keruh,” ungkapnya.

Warga lainnya, Suherman (38) dan Sulaksana (60), mengaku sangat direpotkan dengan kondisi tersebut karena seluruh aktivitas sehari-hari bergantung pada ketersediaan air.

Respons Pihak Terkait

Manajer Cabang Sindang Perumdam TDA, Lina Aryani, belum memberikan keterangan resmi. Saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (26/3), yang bersangkutan tidak merespons.

Sementara itu, melalui akun Instagram resminya @perumdamtda_indramayu, pihak PDAM hanya mengimbau pelanggan untuk menampung air dan menggunakannya secara bijak. Namun, imbauan tersebut dinilai tidak relevan oleh warga karena air justru tidak mengalir sama sekali.

Penutup Warga berharap PDAM Tirta Darma Ayu segera mengambil langkah nyata dan permanen untuk mengatasi permasalahan ini. Mereka menegaskan, gangguan yang terus berulang tanpa solusi hanya akan memperburuk kepercayaan pelanggan terhadap layanan air bersih di Kabupaten Indramayu. (A.Teja, S.Spj)

Posting Komentar untuk "Seminggu Air Tak Mengalir, Warga Sindang Geram dan Ancam Boikot Pembayaran PDAM"