Demo Tolak PSN Tambak Pantura Indramayu Memanas, Warga Kumpulkan Koin hingga Ancam Aksi 10 Ribu Massa

 

INDRAMAYU, Sinarpagijaya. com– Gelombang penolakan terhadap program revitalisasi tambak Pantai Utara (Pantura) di Kabupaten Indramayu terus berlanjut. Aksi demonstrasi yang digelar ribuan massa dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) pada Kamis (2/4/2026) lalu, kini berbuntut panjang hingga rencana aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar.

Aksi penolakan terhadap program Proyek Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak budidaya ikan nila di wilayah Pantura Indramayu.

Dilakukan oleh sekitar 1.000 lebih massa dari KOMPI, dipimpin Ketua KOMPI H. Darsam dan Kordum Bung Hatta, serta melibatkan tokoh seperti KH. Juhadi Muhamad.

Pemerintah daerah diwakili Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Edi Kumaedi.

Demo berlangsung Kamis (2/4/2026), dengan perkembangan berlanjut hingga Jumat (10/4/2026).

Berpusat di Alun-alun Pendopo Kabupaten Indramayu, Indramayu.

Mengapa Warga menolak proyek revitalisasi tambak karena dinilai berdampak pada lahan produktif tambak dan kehidupan nelayan serta petani tambak di empat kecamatan dan tujuh desa.

Aksi sempat berlangsung ricuh dan menyebabkan kerusakan fasilitas umum di sekitar pendopo. Menyikapi hal itu, Bupati meminta pertanggungjawaban massa aksi untuk mengganti kerugian yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Pasca pernyataan Bupati, warga KOMPI merespons dengan aksi unik: mengumpulkan koin secara sukarela sebagai bentuk tanggung jawab atas kerusakan fasilitas umum. Koin tersebut kemudian diserahkan ke Pendopo Indramayu pada Senin (6/4/2026).

Namun, situasi belum mereda. Ajakan dialog dari pemerintah daerah ditolak oleh pihak KOMPI karena dianggap tidak melalui mekanisme resmi.

Dalam audiensi bersama DPRD Indramayu pada Selasa (7/4/2026), belum ditemukan titik temu. Bahkan, KOMPI menyatakan akan menggelar aksi lanjutan dengan target hingga 10.000 massa.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dan menghadiri audiensi dengan para pihak terkait.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu, Edi Kumaedi, pada Jumat (10/4/2026) menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan audiensi antara perwakilan warga dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta dalam waktu dekat.

Konflik antara masyarakat pesisir dan pemerintah terkait proyek strategis nasional ini masih terus bergulir. Semua pihak kini dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk mencari solusi yang adil, berimbang, dan tidak merugikan masyarakat lokal. (A.Teja, S. SPJ)

Posting Komentar untuk "Demo Tolak PSN Tambak Pantura Indramayu Memanas, Warga Kumpulkan Koin hingga Ancam Aksi 10 Ribu Massa"