Halal Bihalal PCNU Indramayu Dihadiri Menteri ATR/BPN, Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan

 

Indramayu, Sinarpagijaya.com – Keluarga Besar PCNU Kabupaten Indramayu menggelar acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf pada Minggu, 20 April 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan kehadiran Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Acara yang diprakarsai oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat legalitas aset wakaf milik umat.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan pasca Hari Raya Idulfitri, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana strategis untuk mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf di wilayah Indramayu.


Dalam sambutannya, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum terhadap tanah wakaf. Menurutnya, sertifikasi tanah wakaf sangat penting guna mencegah sengketa dan memastikan pemanfaatannya tetap sesuai peruntukan bagi kepentingan umat.

“Tanah wakaf harus memiliki legalitas yang jelas agar terlindungi secara hukum dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, jajaran PCNU Indramayu menyambut baik kehadiran Menteri ATR/BPN yang dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan aset keagamaan, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Acara ini juga dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan, yang diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan simbolis sertifikat tanah wakaf kepada para nazhir.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak tanah wakaf di Kabupaten Indramayu yang memiliki kepastian hukum, sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan umat. (Wulan K)

Posting Komentar untuk "Halal Bihalal PCNU Indramayu Dihadiri Menteri ATR/BPN, Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan"