Bantuan Pangan Digelontorkan, Bupati Lucky Hakim Bantu Warga Indramayu Hadapi Lonjakan Harga Jelang Lebaran

 

INDRAMAYU, Sinarpagijaya.online.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyaluran bantuan pangan bagi warga.

Bupati Indramayu Lucky Hakim secara langsung menyerahkan bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026 kepada masyarakat di Desa Kalensari, Kecamatan Widasari, Jumat (13/03/2026).

Program bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat bermanfaat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional atas penyaluran bantuan ini. Alhamdulillah, tahun ini jumlah penerima manfaat meningkat. Ini sangat membantu dalam mengantisipasi inflasi menjelang Idul Fitri sekaligus meringankan beban masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Khusus di Desa Kalensari, tercatat sebanyak 188 warga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng secara gratis.

Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Perum Bulog serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan secara transparan. Ia menegaskan bahwa data penerima manfaat telah mengacu pada data pemerintah pusat, dengan dukungan pembaruan data dari pemerintah daerah agar tepat sasaran.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026.

“Untuk wilayah Jawa Barat, Indramayu menjadi yang pertama melaksanakan penyaluran bantuan pangan. Total penerima manfaat mencapai 314.129 orang, dengan alokasi sekitar 6.200 ton beras dan 1.256 liter minyak goreng,” jelasnya.

Melalui program ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok menjelang Lebaran dapat terpenuhi dengan lebih baik.(Tarudi Sulaksana)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Emak-Emak Berdaster “Grudug” Kantor Kecamatan Arahan, Tuntut Dugaan Penyalahgunaan AJB dan Aset Desa Diusut Tuntas

Mapag Sri Arahan Lor 2026, Wujud Syukur Panen dan Pelestarian Budaya Warisan Leluhur

Proyek Normalisasi Saluran Pembuang Tembaga Disorot, Diduga Dikerjakan Asal-asalan dan Tak Sesuai Teknis