182 Lulusan UNWIR Dikukuhkan, Rektor Tekankan Adaptasi Digital dan Etika di Era Industri 4.0

 

INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com – Universitas Wiralodra (UNWIR) Indramayu menggelar Wisuda Sarjana dan Magister Gelombang I Tahun 2026 di Aula Nyi Endang Dharma Ayu Convention Hall, Sabtu (25/04/2026). Sebanyak 182 lulusan dari 17 program studi resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat.

Sebanyak 182 mahasiswa UNWIR berhasil menyelesaikan pendidikan dan diwisuda pada gelombang pertama tahun 2026.

Wisuda dipimpin langsung oleh Rektor UNWIR, Prof. Dr. H. Ujang Suratno, S.H., M.Si., serta diikuti para lulusan dari berbagai program studi. Sabtu, 25 April 2026.Aula Nyi Endang Dharma Ayu Convention Hall, Universitas Wiralodra Indramayu.

Kegiatan ini menjadi bukti konsistensi UNWIR dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman, khususnya di era transformasi digital.

Prosesi wisuda berlangsung secara khidmat, ditandai dengan pengukuhan lulusan serta penyampaian pesan akademik dari rektor kepada para wisudawan.

Dalam keterangannya, Rektor UNWIR menyampaikan bahwa dari total program studi yang ada, masih terdapat dua program yang belum meluluskan mahasiswa pada gelombang pertama ini.

“Untuk gelombang pertama ini ada 182 lulusan dari 17 program studi. Dua program studi yang belum meluluskan adalah Magister Agama karena masih baru, serta Teknik Lingkungan yang belum sampai tahap kelulusan,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi capaian akademik para lulusan. Menurutnya, setiap program studi berhasil melahirkan mahasiswa terbaik, dengan dominasi diraih oleh perempuan.

“Alhamdulillah setiap program studi memiliki lulusan terbaik, dan saya bangga karena sebagian besar diraih oleh perempuan,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Prof. Ujang menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik (hard skill), tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0.

“Kita berada di era transformasi digital. Perubahan terjadi sangat cepat, bukan lagi per jam, tetapi bisa per menit bahkan per detik. Karena itu, lulusan harus siap terus belajar dan beradaptasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi telah memengaruhi hampir seluruh sektor, termasuk pendidikan dan dunia usaha. Oleh sebab itu, penguasaan teknologi menjadi kebutuhan mutlak bagi para lulusan.

Meski demikian, Rektor juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai etika dan moralitas sebagai jati diri bangsa.

“Yang tidak akan berubah adalah etika dan moralitas. Indonesia memiliki nilai dan budaya yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti tantangan perguruan tinggi dalam meningkatkan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Kondisi ekonomi saat ini menjadi tantangan tersendiri dalam mendorong masyarakat melanjutkan pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Ke depan, UNWIR berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Ilmu pengetahuan terus berkembang. Apa yang diajarkan hari ini bisa jadi besok sudah tidak relevan. Karena itu, mahasiswa harus terus belajar dan menguasai ilmu baru, khususnya teknologi,” pungkasnya. (Tarudi Sulaksana, Ats)

Posting Komentar untuk "182 Lulusan UNWIR Dikukuhkan, Rektor Tekankan Adaptasi Digital dan Etika di Era Industri 4.0"