50 Persen Alumni SMK NU Kaplongan Langsung Kerja, Bukti Lulusan Siap Bersaing di Dunia Industri
INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com – SMK NU Kaplongan Karangampel Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak 50 persen alumni Tahun Ajaran 2025-2026 dinyatakan telah diterima bekerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) bahkan sebelum pengumuman kelulusan resmi dilakukan.
Prestasi tersebut diumumkan dalam kegiatan pelepasan dan wisuda siswa-siswi kelas XII SMK NU Kaplongan yang digelar di Aula Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan, Karangampel, Indramayu, Sabtu (23/05/2026).
Sebanyak 368 siswa resmi dilepas dan dinyatakan lulus 100 persen. Mereka terdiri dari Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 111 siswa, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TSM) 82 siswa, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) 130 siswa, Desain Komunikasi Visual (DKV) 21 siswa, serta Manajemen Perkantoran (MP) 25 siswa.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan simbolis pelepasan jaket almamater oleh perwakilan guru. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada siswa dan guru berprestasi.
Predikat Siswa Teladan diberikan kepada Nur Haeva dari kelas XII MP 1, sementara Siswa Berprestasi diraih Maulana Bahdan Aroby dari kelas XII TSM 1. Untuk kategori Guru Teladan diberikan kepada Neah, S.E., sedangkan Guru Favorit diraih Asep Saefulloh, S.Pd.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan sekaligus Anggota DPR RI Komisi X Dedi Wahidi, Ketua Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan H. Arsyad Hariri, Kepala SMK NU Kaplongan Dr. Tobroni, M.Pd., M.Si., perwakilan KCD Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat H. Muhammad, M.Pd.I., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H. Amronin, S.IP., Ketua Forum Pondok Pesantren Indramayu KH Azun Mauzun, unsur Forkopimcam Karangampel, para kepala sekolah di lingkungan Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan, guru, orang tua wali murid, serta ratusan siswa kelas XII.
Kepala SMK NU Kaplongan Dr. Tobroni, M.Pd., M.Si., menjelaskan, dari total 368 lulusan, sebanyak 184 alumni telah diterima bekerja di berbagai perusahaan dan sektor industri.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari penguatan program link and match antara sekolah dengan perusahaan mitra industri.
“Program Praktik Kerja Lapangan (PKL), teaching factory, dan sertifikasi kompetensi menjadi faktor utama yang membuat lulusan kami siap kerja dan sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.
Ia menambahkan, alumni SMK NU Kaplongan kini telah bekerja di berbagai sektor seperti otomotif, teknologi informasi, akuntansi, ritel hingga logistik. Bahkan, beberapa perusahaan telah merekrut siswa sejak masih menjalani masa PKL.
“Kerja sama intensif dengan dunia industri membuat siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan di lapangan kerja,” tegasnya.
Sementara itu, Pengawas Pembina KCD Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat H. Muhammad, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelepasan siswa-siswi SMK NU Kaplongan Tahun Ajaran 2025-2026.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar siap menghadapi tantangan dan persaingan di tengah masyarakat.
“Selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus. Setelah ini kalian akan memasuki kehidupan baru dengan tantangan dan persaingan yang semakin berat. Teruslah belajar dan menjaga nama baik almamater,” pesannya.
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Wahidi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh alumni SMK NU Kaplongan.
Ia menjelaskan, pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah bagi masyarakat di daerah pemilihannya.
“Sebanyak 44 ribu Program Indonesia Pintar telah disalurkan mulai dari tingkat SD hingga SLTA. Selain itu, ada sekitar 700 penerima KIP Kuliah untuk mahasiswa Universitas Darul Ma’arif Kaplongan yang memenuhi syarat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh lembaga pendidikan di bawah Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan mulai dari SD NU, SMP NU, SMA NU hingga SMK NU Kaplongan juga mendapatkan bantuan PIP dengan total mencapai 2.853 siswa penerima manfaat.
Dengan capaian tersebut, SMK NU Kaplongan menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi unggulan di Kabupaten Indramayu yang mampu mencetak lulusan terampil, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. (Tarudi S, @ts, Spj)

Komentar
Posting Komentar