AHE Margadadi Cetak Generasi Cerdas, Masuki Kelulusan Angkatan ke-8 dengan 450 Siswa Aktif

 

INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com – Lembaga pendidikan nonformal AHE Margadadi terus menunjukkan kiprahnya dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini. Berdiri sejak 8 Agustus 2021, lembaga yang didirikan oleh Iro Tuniro dan Tokid tersebut kini telah memasuki kelulusan angkatan ke-8 dengan jumlah peserta didik aktif mencapai sekitar 450 anak.

AHE Margadadi memiliki tiga unit pembelajaran, yakni Unit Margadadi Marlak, Margadadi BDI, dan Margadadi Alun-Alun. Ketiga unit tersebut didukung oleh 23 tutor yang secara intensif mendampingi peserta didik melalui metode pembelajaran satu tutor untuk satu anak.

Berbagai program unggulan disediakan untuk menyesuaikan kebutuhan dan tahap perkembangan anak, di antaranya Program Baca Tulis, Berhitung Ala Sekolah, Mengaji AGA, Pracalis, serta Bahasa Inggris BEE. Sementara itu, anak usia 3,5 hingga 4 tahun dapat mengikuti Program Racalis, sedangkan anak berusia 4,5 tahun ke atas diarahkan mengikuti Program Baca Tulis.

Owner AHE Margadadi, Iro Tuniro, mengatakan bahwa tujuan utama lembaga yang dipimpinnya adalah membantu anak-anak yang masih mengalami kesulitan membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menjadi mitra bagi orang tua dalam mendampingi proses belajar putra-putrinya.

"Melalui metode pembelajaran yang terarah dan pendampingan yang intensif, kami berharap setiap anak dapat berkembang sesuai potensinya, memiliki kepercayaan diri, serta lebih siap memasuki jenjang pendidikan formal," ujar Iro.

Seiring bertambahnya jumlah peserta didik dan keberhasilan meluluskan delapan angkatan, AHE Margadadi kini menjadi salah satu lembaga pendidikan nonformal yang berperan aktif dalam mencetak generasi cerdas, mandiri, dan berkarakter, khususnya di wilayah Margadadi dan sekitarnya.

Keberadaan AHE Margadadi diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas literasi anak usia dini, sekaligus menjadi solusi pendidikan pendamping bagi masyarakat yang menginginkan putra-putrinya memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung secara optimal.  (Tarudi S, @ts)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Emak-Emak Berdaster “Grudug” Kantor Kecamatan Arahan, Tuntut Dugaan Penyalahgunaan AJB dan Aset Desa Diusut Tuntas

Mapag Sri Arahan Lor 2026, Wujud Syukur Panen dan Pelestarian Budaya Warisan Leluhur

Proyek Normalisasi Saluran Pembuang Tembaga Disorot, Diduga Dikerjakan Asal-asalan dan Tak Sesuai Teknis