Baru Dicor, Beton Jalan Desa Karanganyar Sudah Retak, Proyek APBD Rp198 Juta Jadi Sorotan

 

INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com – Proyek rehabilitasi Jalan Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 senilai Rp198.875.000, menjadi sorotan publik. Pasalnya, kondisi beton pada ruas jalan tersebut diduga mengalami keretakan meski pekerjaan pengecoran baru dimulai sehari sebelumnya.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi pada Kamis (30/07/2026), ditemukan sejumlah retakan pada permukaan beton, baik memanjang maupun melintang. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai mutu pekerjaan serta kesesuaian pelaksanaan proyek dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proses pengecoran baru dimulai pada Rabu (29/07/2026) malam. Namun, dalam waktu yang relatif singkat, permukaan beton disebut telah menunjukkan kerusakan yang dinilai tidak lazim sehingga memicu dugaan adanya pekerjaan yang tidak sesuai standar.

Selain retakan pada beton, warga juga menyoroti pemasangan papan bekisting yang terlihat dipendam dari permukaan tanah. Metode tersebut diduga berpotensi mengurangi ketebalan volume beton apabila tidak dilaksanakan sesuai gambar kerja dan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Tidak hanya itu, proses pemadatan dasar jalan dan tahapan teknis lainnya juga menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap kualitas pekerjaan diawasi secara ketat agar hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan standar mutu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan rehabilitasi jalan tersebut dilaksanakan oleh CV Nanda Putra melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu dengan sumber pendanaan dari APBD Tahun 2026.

Saat awak media berada di lokasi, pekerjaan masih berlangsung dan belum sepenuhnya selesai. Tidak terlihat perwakilan pelaksana proyek maupun pihak kontraktor yang dapat memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Nanda Putra maupun Dinas PUPR Kabupaten Indramayu belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan dan menjaga keberimbangan informasi.

 Proyek rehabilitasi Jalan Desa Karanganyar menjadi sorotan karena beton yang baru dicor diduga mengalami keretakan dan muncul dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.

Dinas PUPR Kabupaten Indramayu sebagai pengguna anggaran, CV Nanda Putra sebagai pelaksana proyek, serta masyarakat yang menyoroti kualitas pekerjaan.

 Pengecoran dimulai Rabu (29/07/2026), sementara temuan di lapangan diperoleh pada Kamis (30/07/2026).

 Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Karena beton diduga mengalami keretakan dalam waktu singkat dan terdapat dugaan pelaksanaan pekerjaan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.        (@ts Spj)

Komentar