Bugistua Siap Jadi Lumbung Pangan Indramayu, Kelompok Tani Bersatu Wujudkan Pertanian Modern dan Sejahtera
INDRAMAYU, sinarpagijaya.com – Desa Bugistua, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi salah satu sentra pertanian unggulan di Kabupaten Indramayu. Didukung lahan pertanian yang subur, semangat gotong royong masyarakat, serta kelembagaan kelompok tani yang aktif, desa ini dinilai memiliki potensi besar dalam menopang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.
Hal tersebut disampaikan dalam kajian bertajuk "Pertanian Sebagai Pilar Kemajuan" yang dipublikasikan pada Rabu (12/8/2026). Kajian tersebut menegaskan bahwa pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada luas lahan dan hasil panen, tetapi juga memerlukan penguatan organisasi petani, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi modern, kemudahan akses permodalan, serta sistem pemasaran yang mampu meningkatkan nilai jual hasil pertanian.
Di tengah tantangan perubahan iklim, naiknya biaya produksi, fluktuasi harga komoditas, hingga minimnya regenerasi petani, Desa Bugistua dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi contoh pembangunan pertanian berbasis desa apabila seluruh elemen masyarakat mampu bersinergi. Kelompok Tani Jadi Penggerak Kemajuan.
Kelompok Tani Desa Bugistua menjadi ujung tombak dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Selain menjadi wadah komunikasi para petani, kelompok tani juga berperan sebagai pusat koordinasi, pembelajaran, dan pengembangan inovasi pertanian yang berkelanjutan.
Melalui kebersamaan, berbagai persoalan seperti distribusi pupuk, pengendalian hama, pengelolaan irigasi, hingga pemasaran hasil panen diharapkan dapat diselesaikan secara bersama demi meningkatkan kesejahteraan petani.
Ketua Kelompok Tani Desa Bugistua, Wahidi, mengatakan pihaknya terus mengajak seluruh anggota menjaga kekompakan demi meningkatkan kualitas produksi pertanian.
"Desa Bugistua memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Kami percaya keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh kerja individu, tetapi juga oleh kebersamaan seluruh petani. Kami berharap dukungan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar Bugistua benar-benar menjadi sentra pertanian unggulan Kabupaten Indramayu," ujarnya.»
Tata Kelola Organisasi Harus Profesional
Sementara itu, Sekretaris Kelompok Tani, Abdul Kholik Al-Ayyubi, menegaskan bahwa administrasi yang tertib dan tata kelola organisasi yang baik menjadi fondasi penting dalam membangun kelompok tani yang profesional.
Menurutnya, pendataan anggota, penyusunan program kerja, peningkatan koordinasi, serta pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah strategis agar pelayanan kepada petani semakin efektif.
"Peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan, penyuluhan, dan pemanfaatan teknologi menjadi kebutuhan agar pertanian tetap mampu bersaing tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal," katanya.»
Transparansi Keuangan Bangun Kepercayaan
Di sisi lain, Bendahara Kelompok Tani, Khumaedi Safawi, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel demi menjaga kepercayaan seluruh anggota.
Ia juga berharap akses pembiayaan bagi petani semakin terbuka sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta memperluas usaha pertanian.
"Kepercayaan anggota merupakan modal utama organisasi. Dengan dukungan pembiayaan yang memadai, petani akan lebih mudah meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan," ujarnya.»
Lima Langkah Menuju Pertanian Unggulan
Untuk mewujudkan Bugistua sebagai sentra pertanian unggulan, terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan, di antaranya meningkatkan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan usaha tani, memperluas penggunaan teknologi modern, mempermudah akses terhadap benih unggul, pupuk dan alat mesin pertanian, mengembangkan hilirisasi hasil pertanian agar memiliki nilai tambah, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian melalui pendidikan dan pemanfaatan teknologi digital.
Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Kemajuan sektor pertanian diyakini tidak hanya berdampak pada meningkatnya pendapatan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, petani, penyuluh, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Dengan potensi yang dimiliki serta semangat kebersamaan masyarakat, Desa Bugistua optimistis mampu berkembang menjadi salah satu lumbung pangan unggulan Kabupaten Indramayu sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan sektor pertanian yang modern, produktif, dan berdaya saing.Judul ini dibuat lebih kuat dan menarik agar memancing rasa ingin tahu pembaca, namun tetap sesuai dengan kaidah jurnalistik dan isi berita.
(Tarudi S/ Baharudin EI-Shiraaz )



Komentar
Posting Komentar