Yayasan Berkah Mandiri Bekali UMKM Indramayu Strategi Raih Profit Maksimal Melalui Pembukuan Keuangan yang Tertib
INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com – Yayasan Berkah Mandiri menggelar Sosialisasi BUMN bertajuk "Meraih Profit Maksimal dengan Pencatatan Keuangan yang Rapi" sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu. Kegiatan berlangsung pada Rabu (5/8/2026) di Gedung Pertemuan MM Entertainment, Jalan Pasarean No. 36, Kelurahan Karangmalang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelaku UMKM dan masyarakat yang ingin memperdalam pengetahuan tentang pengelolaan keuangan usaha. Sosialisasi ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman mengenai pentingnya pembukuan yang tertib, akurat, dan berkelanjutan sebagai dasar dalam meningkatkan keuntungan, mengembangkan usaha, serta memperluas akses terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI H. Herman Haeron, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu H. Nico Antonio, dr. Hj. Ratnawati, serta narasumber dari kemitraan Bank Mandiri, yakni Vina Rosita dan Vidri Lukita.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa pembukuan keuangan bukan hanya sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk mengendalikan biaya operasional, menghitung laba secara akurat, mengevaluasi perkembangan usaha, hingga menyusun strategi bisnis yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Peserta juga mendapatkan pelatihan praktik menyusun pembukuan sederhana, membuat laporan keuangan yang sistematis, serta memanfaatkan data keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mengembangkan usaha. Ucapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, H. Nico Antonio, mengatakan masih banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan pencatatan keuangan secara disiplin sehingga kesulitan mengetahui kondisi usaha yang sebenarnya.
"Melalui kegiatan ini kami berharap para pelaku UMKM semakin memahami pentingnya pembukuan yang baik. Dengan pengelolaan arus kas yang tertib, pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi, mengetahui keuntungan secara pasti, serta memiliki peluang lebih besar memperoleh akses pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Hadi Prayudi dari Desa Bulak Lor, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sesi tanya jawab bersama narasumber memberikan banyak wawasan baru mengenai pengelolaan usaha di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Usai acara H. Herman Haeron, sempat diminta Wawancara oleh awak media sinarpagijaya. com, dihalaman gedung MM Entertaimen, menyatakan.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga solusi dan pengalaman langsung yang dapat diterapkan dalam mengelola usaha sehari-hari," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Berkah Mandiri berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan terus meningkat. Dengan pengelolaan keuangan yang disiplin, transparan, dan profesional, pelaku UMKM diharapkan mampu memperkuat daya saing usahanya, meningkatkan profit secara maksimal, serta mewujudkan usaha yang sehat dan berkelanjutan.
(Tarudi S @ts Spj )







Komentar
Posting Komentar