ISWMP Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu, 36 Unsur Ikut Sosialisasi di Indramayu

 

INDRAMAYU, SINARPAGIJAYA.COM – Upaya memperkuat tata kelola pengelolaan sampah dari tingkat hulu terus didorong melalui kegiatan Sosialisasi Tingkat Kabupaten Indramayu yang digelar di Swiss-Belhotel Indramayu, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Indonesia Solid Waste Management Project (ISWMP) yang diarahkan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah secara lebih terintegrasi, termasuk pengelolaan sampah sejak dari sumbernya di tingkat desa dan kelurahan.

Sosialisasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Central Project Management Unit (CPMU) ISWMP, National Project Management Consultant (NPMC), Tim Bantuan Teknis (Bantek) Strategi Pengelolaan Sampah di Hulu, Tim TA-IPCI ISWMP, hingga sejumlah perangkat daerah dan pemerintahan di Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan rekapitulasi transportasi kegiatan, terdapat 36 unsur/kelompok peserta yang tercatat dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari unsur Bapperida, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, para camat, lurah, kepala desa, pihak swasta, pengelola TPST/TPA/TPS3R, hingga tenaga pendamping dan tim manajemen ISWMP.

Sejumlah wilayah yang tercatat dalam kegiatan antara lain Kecamatan Indramayu, Balongan, Sindang, Sliyeg dan Jatibarang. Selain itu, terdapat pula keterlibatan sejumlah desa dan kelurahan, seperti Margadadi, Lemah Abang, Lemah Mekar, Singajaya, Pabean Udik, Sindang, Terusan, Kenanga, Rambatan Wetan, Balongan, Krasak, Jatibarang Baru dan Majasih.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintahan desa dan kelurahan, masyarakat, pengelola fasilitas persampahan serta pihak swasta.

Melalui sosialisasi ini, penguatan organisasi dan tata kelola layanan pengumpulan sampah di tingkat hulu diharapkan dapat berjalan lebih terarah. Pengelolaan sampah sejak sumbernya menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir.

ISWMP juga mendorong adanya keterlibatan aktif pemerintah tingkat desa dan kelurahan dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.

Dengan semakin banyaknya unsur yang terlibat, program pengelolaan sampah di Kabupaten Indramayu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan. (Tarudi S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Emak-Emak Berdaster “Grudug” Kantor Kecamatan Arahan, Tuntut Dugaan Penyalahgunaan AJB dan Aset Desa Diusut Tuntas

Mapag Sri Arahan Lor 2026, Wujud Syukur Panen dan Pelestarian Budaya Warisan Leluhur

Pelunasan Tanah Belum Tuntas, Kuasa Hukum Minta 30 SHM Dikembalikan: Beri Waktu Satu Minggu Sebelum Tempuh Langkah Hukum