Revitalisasi SMPN 1 Jatibarang Berjalan, Lingkungan Belajar Ditata Lebih Nyaman dan Aman

 

INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com — Program revitalisasi UPTD SMP Negeri 1 Jatibarang, Kabupaten Indramayu, tengah dikerjakan melalui Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu (26/9/2026), proses pembangunan di lingkungan SMP Negeri 1 Jatibarang terlihat sedang berlangsung. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh P2SP dengan mengacu pada ketentuan dan spesifikasi pekerjaan yang telah ditetapkan dalam program.

Program revitalisasi ini memiliki waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung mulai 28 Agustus hingga 25 Desember 2026. Adapun sumber pembiayaan berasal dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan nilai bantuan sebesar Rp1.534.935.000.

Revitalisasi sarana dan prasarana sekolah tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih sehat, aman, nyaman, rapi, dan mendukung proses belajar mengajar bagi para siswa dan siswi.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lingkungan sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Mereka menilai pembenahan fasilitas sekolah merupakan hal penting agar para peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar dalam lingkungan yang lebih tertata.

“Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap sekolah menjadi semakin baik, rapi, sehat, dan nyaman. Anak-anak juga bisa belajar dengan lebih aman dan tenang,” ujar salah seorang warga.

Pelaksanaan revitalisasi sekolah menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan. Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, penataan lingkungan sekolah diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, revitalisasi SMP Negeri 1 Jatibarang diharapkan dapat diselesaikan sesuai waktu pelaksanaan serta ketentuan dan spesifikasi yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga sekolah. (Tarudi S) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Emak-Emak Berdaster “Grudug” Kantor Kecamatan Arahan, Tuntut Dugaan Penyalahgunaan AJB dan Aset Desa Diusut Tuntas

Mapag Sri Arahan Lor 2026, Wujud Syukur Panen dan Pelestarian Budaya Warisan Leluhur

Pelunasan Tanah Belum Tuntas, Kuasa Hukum Minta 30 SHM Dikembalikan: Beri Waktu Satu Minggu Sebelum Tempuh Langkah Hukum