Ziarah ke Makam Raden Bagus Arya Wilalodra Sambut HUT Indramayu ke-499, Sindang Semarak dengan Sandiwara Lingga Buana
INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com — Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama masyarakat menggelar kunjungan sekaligus ziarah budaya ke Kompleks Makam R. Bagus Aria Wiralodra di Jalan Murahnara, Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan sejarah R. Bagus Aria Wiralodra yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah berdirinya Kabupaten Indramayu. Selain sebagai kegiatan ziarah, acara ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan serta melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu H. Caridin, S.Pd., M.Si., Kabid Kebudayaan H. Taufik Nasution, Mas Sadewo selaku Ketua Pangsiunan Kebudayaan, Camat Sindang Achmad Fauzie Romdhon, S.Sos., M.Si., serta Kuwu Desa Sindang Carnita yang akrab disapa Encang.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan hadirnya hiburan seni tradisional berupa sandiwara Lingga Buana dari Desa Muntur, Kecamatan Losarang. Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kesenian tradisional Indramayu.
Kuwu Sindang Carnita atau Encang, saat dikonfirmasi awak media Sinarpagijaya.com di tempat terpisah usai kegiatan, menyampaikan bahwa kunjungan ke kompleks makam tersebut mendapat perhatian positif dari masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda ziarah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku seni, serta masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, nilai sejarah dan budaya lokal diharapkan tetap dikenal oleh generasi muda. Pelestarian situs bersejarah dan kesenian tradisional sangat penting agar identitas budaya Indramayu tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Encang.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, H. Taufik Nasution, didampingi Uus sebagai mantan Rw Desa Sindang blok perumnas Graha Artha Taufik mengatakan, ziarah ke makam R. Bagus Aria Wiralodra merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam mengenang sejarah sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap warisan budaya daerah.
“Ziarah ke makam R. Bagus Aria Wiralodra menjadi salah satu momentum untuk mengenang sejarah dan memperkenalkan nilai-nilai budaya Indramayu kepada masyarakat. Terlebih kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499,” ungkap Taufik.
Ia berharap kegiatan pelestarian sejarah dan budaya seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya mengetahui sejarah Indramayu, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga situs sejarah dan kesenian tradisional yang menjadi bagian dari identitas daerah.
Kegiatan ziarah dan pertunjukan seni tradisional tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah, budaya, dan identitas daerah,’’ Ucap Taufik (Tarudi S /@ts )









Komentar
Posting Komentar